Dahulu, ketika Tuhan menciptakan Alam semesta dan segala isinya,
Tuhan juga selalu menyediakan dua dahan pada setiap peristiwa yang akan dialami
oleh mahkluk ciptaanNya baik pada malaikat maupun pada manusia.
Awalnya para malaikat hidup lebih dulu dari manusia. Dahan yang
disiapkan juga banyak, begitu pula manusia disiapkan begitu banyak dahan untuk
setiap peristiwa, pemikiran, kehendak hati, pendapat, keputusan dan bahkan
untuk mengikuti Tuhan atau kehendak manusia.
Pada akhirnya dahan-dahan itu akan dikumpulkan, dahan mana yang
lebih banyak. Dahan yang lurus menggambarkan kehendak yang baik dan dahan
yang bengkok menggambarkan kehendak yang
jahat, setiap peristiwa tidak dapat diulang kembali karena waktunya terbatas.
Setelah semua kembali kepada kematian mereka akan dikumpulkan dan
dihitung jumlah dahan mana yang lebih banyak dan lebih pantas untuk dihargai
atau dibuang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar