Di dalam ruangan sebuah rumah sakit, berbaring para pasien yang
menderita berbagai penyakit, mulai dari penyakit yang tingkatannya sedang
hingga pada tingkatan penyakit yang berbahaya. Ruangan tersebut berisi sepuluh
orang pasien yang berbeda latar belakangnya. Lalu, pada suatu malam tampaklah
kepada mereka ada cahaya putih turun dari atas hingga seisi ruangan menjadi
terperanjat menyaksikan kejadian aneh tersebut. Lama-kelamaan cahaya tersebut
berubah bentuk menjadi rupa manusia pakaiannya berkilau-kilauan, ternyata sosok
tersebut adalah Tuhan Yesus, dengan serta merta mereka semua berseru dan
memanggil,”Tuhan sembuhkanlah kami!!” Lalu dengan senyum lembut Tuhan menjawab,”Baiklah
Aku akan menjamah kalian satu persatu dari kalian dan Aku juga akan memberikan
pesanKu secara pribadi, tetapi ingatlah pesanKu tidak boleh diceritakan kepada
siapapun termasuk kalian yang di ruangan ini, mengerti?” lalu mereka
menganggukkan kepala tanda setuju. Maka seketika itu juga Tuhan datang dan
menghampiri tempat tidur mereka masing-masing, Tuhan menjamah mereka dan setiap
orang dari mereka ditinggalkan pesan pribadi.
Tiga puluh tahun kemudian meninggallah mereka
semua yang telah dijamah di dalam ruangan rumah sakit tersebut, maka jiwa-jiwa
mereka dibawa pergi oleh malaikat ke Api penyucian, hanya satu jiwa yang
langsung ke Surga, jiwa-jiwa tersebut heran dan mereka saling berbicara satu
dengan yang lainnya,”Kenapa hanya satu jiwa yang langsung ke Surga?” maka
berkatalah malaikat kepada mereka semua,”Tahukah kamu ketika Tuhan Yesus datang
kepada jiwa itu, ketika dia ingin disembuhkan berkatalah dia kepada Tuhan,
“Janganlah Engkau sembuhkan aku tetapi berilah aku kekuatan agar dapat selalu
mengucap syukur kepadaMu, karena
aku ingin sekali merasakan penderitaanMu di kayu salib
tetapi aku tidak dapat merasakannya, maka biarlah penderitaanku aku tanggung hingga ajalku menjemput tetapi
kuatkanlah aku,” maka Tuhan berkenan dan dia dianggap layak datang kepada
Tuhan.”
Oleh
Stepanus Ade
Tidak ada komentar:
Posting Komentar